Berita Juni 5, 2026

Apresiasi atas Kinerja Kepolisian Republik Indonesia dalam Memberantas Kejahatan Siber, Khususnya Perjudian Online

PERMIKOMNAS mengapresiasi kinerja Kepolisian Republik Indonesia dalam mengungkap jaringan perjudian online yang melibatkan 320 WNA dan 1 WNI. Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti komitmen Polri dalam menjaga keamanan ruang digital nasional serta melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber. PERMIKOMNAS juga mendorong penguatan penegakan hukum, pelacakan aliran dana, serta peningkatan literasi digital guna mendukung pemberantasan kejahatan siber secara menyeluruh.

Article By Admin
Read Time: 4 Min
Apresiasi atas Kinerja Kepolisian Republik Indonesia dalam Memberantas Kejahatan Siber, Khususnya Perjudian Online

Kejahatan di ruang siber saat ini berkembang semakin kompleks dan beragam. Mulai dari penipuan digital, pencurian data pribadi, serangan siber, pinjaman online ilegal, hingga perjudian online (judol) yang telah menjadi ancaman serius bagi keamanan nasional dan ketahanan sosial masyarakat. Kemajuan teknologi yang seharusnya menjadi instrumen pembangunan justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menjalankan aktivitas ilegal secara terorganisir, lintas wilayah, bahkan lintas negara.


Di tengah tantangan tersebut, Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS) memberikan apresiasi atas kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia yang terus menunjukkan komitmennya dalam menangani berbagai bentuk kejahatan di ruang siber, khususnya dalam pemberantasan praktik perjudian online yang selama ini meresahkan masyarakat dan merusak ekosistem digital Indonesia.


Salah satu capaian yang mendapat perhatian publik adalah keberhasilan aparat dalam mengungkap jaringan sindikat perjudian online yang melibatkan 320 warga negara asing (WNA) dan 1 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjalankan operasional perjudian daring di Indonesia. Pengungkapan kasus berskala besar tersebut menjadi bukti bahwa aparat penegak hukum mampu menghadapi tantangan kejahatan siber yang semakin kompleks dan terorganisir.


Fadli, selaku Ketua Umum PERMIKOMNAS, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam membongkar jaringan kejahatan yang telah mencederai tatanan ruang digital nasional.


"Kami mengapresiasi langkah cepat dan kinerja luar biasa Kepolisian Republik Indonesia dalam membongkar jaringan perjudian online yang selama ini telah merusak ekosistem digital Indonesia. Praktik perjudian online bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata terhadap moral masyarakat, stabilitas sosial, dan masa depan generasi muda. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga ruang digital Indonesia agar tetap aman, sehat, dan berintegritas," ujar Fadli.


Menurutnya, pengungkapan jaringan yang melibatkan ratusan pelaku tersebut menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan digital yang semakin masif. Namun demikian, upaya pemberantasan perjudian online tidak boleh berhenti pada penangkapan pelaku operasional semata. Penegakan hukum perlu terus dikembangkan hingga mampu menelusuri aliran dana, mengungkap aktor intelektual, bandar utama, serta pihak-pihak yang menjadi fasilitator dari jaringan kejahatan tersebut.


PERMIKOMNAS juga menilai bahwa pemberantasan kejahatan siber memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui penguatan kerja sama antarinstansi, peningkatan kapasitas penegak hukum di bidang digital forensik, optimalisasi pemanfaatan teknologi, serta peningkatan literasi digital masyarakat sebagai langkah preventif agar masyarakat tidak mudah menjadi korban maupun bagian dari praktik ilegal di ruang siber.

#permikomnas ri #polri #cyber security #pengawasan digital #keamanan nasional
108 Pembaca
Bagikan: